Senin, 03 Februari 2014

Menu Si Kecil : Nasi Goreng 5 menit!

Putri saya yang sulung termasuk anak yang picky eater. Belum lagi kalau lagi kumat bosenannya, pasti tambah pusing ngerayu supaya dia mau makan. Untungnya, salah satu menu favoritnya ini mudah sekali dibuat, cukup 5 menit saja, kadang dia minta untuk sarapan atau bisa juga untuk makan siang  :)


nasi goreng 5 menit
Dan.. 10 menit kemudian..dah masuk perut Eta 2/3 nya lahappp ^^
Resep Menu Si Kecil : Nasi Goreng ala Mama Eta-Dika

Bahan dan cara membuat telur dadar : 1 butir telur, kocok manual 10 detik, panaskan wajan, masukkan 1 sdm minyak goreng+1 sdt margarin, dadar telur tanpa tambahan garam lagi (2menit)

Bahan dan cara membuat Nasi Goreng : Panaskan 1 sdm minyak goreng+1 sdm margarin, masukkan 2 sendok magic com nasi putih pulen, ambil 2 sdm saos tomat+1 sdm kecap ikan+1sdt kecap manis, aduk-aduk sampai rata (2,5 menit)

Sajikan di piring (0,5 menit) 
Total waktu : 5 Menit!!

Sponge Cake Panggang dan Kukus



I do baking for reason. Bisa karena ada request, acara ulang tahun, atau yang paling sering untuk kelengkapan banten. Seperti entri saya yang ini, kali ini saya menyiapkan kue-kue untuk sesaji saat upacara di Pura sungsungan keluarga kami, lusa. Saya membuat 1 loyang sponge cake tulban dan 10 buah cup cake kukus. Untuk sponge cake tulban saya putuskan menggunakan resep dari web site bogasari. Bikinnya 1,5 resep, sebagian  saya panggang menggunakan loyang tulban, sebagian lagi saya kukus dalam wadah cup momma. Tapi ada sedikit accident, gara-gara males ngeluarin loyang cup cake, saya langsung mengukus adonan di cup momma tanpa alas lagi. hasilnya? jengjengg...!! terciptalah 5 buah cup cake yang gendut dan melarrrr, ternyata lem pada cup nya ngga tahan uap panas hohoho...daripada semua melar kaya yang bikin, akhirnya diambil jugalah loyang cup cake nya alasi dengan cup kertas, kemudian sisa adonan masuk ke situ LOL stufidity :D 


 
tampak potongan sponge cake tulban
 
dipotong 1/4 loyang untuk dibungkus




melar-gendut-bulet ^^

cake yang sudah dibungkus
Resep Sponge Cake Bogasari
Dibawah ini 1 resep cake

 Bahan

175 gram Terigu Segitiga Biru (saya pakai Kunci Biru)
200 gram   Gula pasir butiran halus
200 gram Telur ayam utuh (saya pakai 5 butir)
    2 gram Baking Powder (saya 1 sdt)
150 gram Mentega Orchid ,cairkan (saya margarin)
  50 gram Susu segar Indomilk (saya ganti 40 gr max creamer)
saya tambahkan 1 sdm vanili cair (essens vanilli)


Bahan Warna Cokelat
  20 gram Cokelat bubuk
  50 gram Minyak Happy Salad (saya margarin leleh)

Cara membuat
1. Kocok telur ayam dan gula pasir dengan kecepatan tinggi sampai mengembang dan agak kaku.
2. Masukan sedikit demi sedikit terigu Segitiga Biru dan baking powder yang sudah diayak.
3. Tambahkan mentega Orchid cair dan susu segar Indomilk aduk dengan spatula karet secara perlahan-lahan sampai rata.
4. Di tempat terpisah, campurkan minyak Happy Salad dengan cokelat bubuk sampai rata, lalu tuangkan sedikit adonan putih.
5. Siapkan loyang Tulbuns yang sudah dipoles dan ditaburi sedikit terigu.
6. Masukan adonan kedalam loyang dimulai dengan warna putih dan ditumpuk dengan warna coklat , berikan motif marmer dengan menggunakan tusuk sate.
7. Panggang dalam oven dengan suhu 175 derajat C selama kurang lebih 30 menit sampai matang.
Untuk yang dikukus saya ambil sedikit adonan lalu diberi pasta jeruk dan coklat bubuk, kukus 20 menit sampai matang, angkat.

Minggu, 02 Februari 2014

Roti Kasur Selai Nanas

Dalam rangka menghabiskan sisa tepung sekaligus memberdayakan selai nanas yang saya buat tempo hari, maka terciptalah resep ngawur ini hihihiii… gimana ngga ngawur, lazimnya roti kasur kan pakai full terigu protein tinggi, lah ini dicampur-campur. Memang ya emaknya Eta-Dika ini suka banget improvisasi, sukurnya rotinya jadi dan empuk juga, walau tanpa bread improver lo. Passs buat nemenin smoothies nanas hasil perasan buah nanas yg waktu bikin selai nanas. 
Dibawah saya share komposisi yang saya pakai ya...
 
Roti kasur perdana ^^

 Roti Kasur Selai Nanas (part 1)
 Panca "dapurberbisik"

Bahan: 
100 gr Cakra
150 gr Segitiga
1/3 sachet fermipan
150 ml air hangat
3 sdm gula pasir
sejumput garam
50 gr margarin
50 gr max creamer
Cara Membuat:
1. aduk gula, air hangat dan fermipan sampai gula larut, diamkan 5 menit
2. aduk garam bersama kedua tepung dan max creamer sampai rata, masukkan larutan gula, uleni sebentar hingga 1/2 kalis, masukkan margarin, uleni lagi hingga kalis, saya banting-banting adonan kurleb 20 an kali (lupa..sekalian ngeluarin emosi jiwa soalnya hihihihi)
3. pindahkan adonan ke mangkuk lain yang bersih, isi mangkuk yg dipakai menguleni dengan air hangat dari termos 1/2 gelas, beri sedikit air dingin ukur dengan jari agar suam-suam kuku saja.
4. letakkan mangkuk berisi adonan didalam mangkuk berisi air, tutup dengan piring atau apa saja, jangan terlalu rapat. fermentasikan kurleb 1 jam hingga  mengembang 2x.
5. kempiskan adonan, bagi menjadi 16 bagian, tipiskan, beri isian, kalau saya selai nanas buatan sendiri ^^, bungkus, letakkan dalam loyangyang telah dioles margarin (saya pakai loyang bulat teflon bongpas 20 cm jadi tidak dioles apa-apa lagi)
6. Diamkan lagi 1 jam, bila suhu ruangan agak dingin, bantu dengan meletakkan air hangat dibawah loyang, tutup loyang.
7. setelah 1 jam adonan akan mengembang kembali, 15 menit sebelumnya panaskan oven, sehingga saat adonan telah mengembang sempurna oven sudah siap.
8. buat egg wash dari 1 butir telur + 2 sdm air, kocok rata, oleskan pada permukaan adonan agar diperoleh hasil yang mengkilat setelah matang.
9.panggang dengan api sedang saja sampai permukaan roti kecoklatan, angkat, sajikan.. :)

susun adonan roti dalam loyang

egg wash (1 butir telur+2 sdm air)

egg wash supaya roti lebih mengkilat

very fresh from the oven :D

serat lembut dengan sentuhan garing pada kulit roti

cepet banget ludesnya hihiihi yummmehh


Senin, 27 Januari 2014

Tum Babi

Saat mengentri tulisan ini saya sempat teringat sebuah blog yang pernah saya baca yang penulisnya tinggal di lain pulau, beliau pun beda kepercayaan serta suku dengan saya. Sebuah entri yang menuliskan sebuah resep yang menggunakan daging babi. Yang menarik buat saya sebenarnya bukanlah resep tersebut, walau kelihatannya sih enak banget. Melainkan kolom komentarnya yang agak riuh. Rupanya pernah ada seorang yang menuliskan sebuah komentar yang kurang enak dibaca karena mengata-ngatai babi bodoh jijik dan sebagainya, kelihatannya seorang muslim. Komentar tersebut tentunya mengundang protes keras dari penulis serta teman2nya. Temannya bilang, yang makan babi sudah ada yang ke Bulan, jadi orang beken dan sukses kaya raya dan seterusnya.

Hmmm... sangat disayangkan sebenarnya. Kenapa masih ada saja yang berfikiran picik seperti itu. Bumi Indonesia kita ini terdiri dari beragam suku dan kepercayaan berbeda-beda. Menghujat suku lain hanya karena apa yang mereka makan bukanlah hal yang terpuji, yang hanya akan membuat perpecahan dan keributan yang tidak kita inginkan. Peace yoww!

Sebagai orang Bali asli yang sejak dalam kandungan pun sudah diajari makan daging babi, tentunya saya pun akan merasa tersinggung bila mendapat komentar seperti itu. Walau tidak addict sekali, tapi patut saya akui rasa daging babi memang lezat, apalagi bila pandai mengolahnya. Mudah-mudahan tidak ada dari friends yang membaca entri saya ini yang berfikiran seperti komentator yang saya ceritakan diatas. Tidak makan daging babi tidak membuat derajat seseorang lebih tinggi dari yang makan. Belum pasti juga tidak makan daging babi akan langsung masuk surga, semua tergantung amal perbuatannya. Mengirim bom ke tanah Bali tidak membuat masyarakatnya berhenti makan daging babi. Hanya Tuhan yang berhak dan memiliki kuasa untuk menilai umatnya Betul ngga?

Oke deh daripada melantur kemana-mana, baiknya langsung ke pokok masalah ehh ke judul saja deh ya.. Tum Babi adalah makanan khas Bali yang mudah kita temui di segala pelosok Bali. Mulai warung makan, restoran, sampai di rumah tangga pun gampang dicari. Tetapi saya baru mulai membuatnya justru setelah menikah ke Tabanan. Resepnya pun tidak pernah secara pasti, hanya kira-kira dan cemplang cemplung saja hehe. Saya kira masing-masing keluarga punya style sendiri dalam membuat menu ini. Bisa dibuat dalam porsi banyak lalu disimpan di kulkas tahan sampai 3 hari. bila lebih dari itu disarankan untuk mengukus kembali atau menggorengnya supaya tidak basi.

Di resep keluarga kami sebenarnya menggunakan jantung pisang yang direbus sebagai tambahan volume daging dan didapat adonan yang lebih banyak, atau parutan kelapa muda. Istilah yang dipakai adalah "GOH". Tapi karena tidak selalu ada, maka saya menggunakan roti tawar untuk penggantinya. Hasilnya pun lebih enak menurut saya ^^



Resep Tum Babi
ala Panca "dapurberbisik"

Bahan Yang Dicincang:
2 bungkus daging babi tanpa lemak kurleb 300 gr
2 lembar roti tawar tanpa kulit
3 sdm parutan kelapa (supaya lebih gurih saja)
1/2 gelas darah babi kental
1 bks kecil masako
2 siung bawang putih
(cincang bareng, boleh manual, kalau saya masuk food processor 5 menit) sisihkan

Bahan Yang Diiris tipis:
8 siung bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri
4 buah cabe rawit (cabe yang pedas)
5 lembar daun jeruk purut (lemo)
(tumis semua bahan dengan sedikit minyak sampai harum saja, angkat, masukkan ke dalam cincangan daging, aduk rata)

Penyelesaian:
Siapkan kukusan, beri air dan panaskan
Siapkan daun pisang, sobek2. siapkan juga daun salam sebagai alas daging
Ambil selembar daun pisang, beri selembar daun salam, masukkan 1 sendok adonan, lipat ke tengah dan kunci dengan lidi dari bambu "semat". Lakukan sampai habis.
Kukus selama 15 menit api besar sampai matang, angkat, sajikan. yummm... :p

Minggu, 26 Januari 2014

Seputar Nanas



   Nanas, nenas, atau ananas (Ananas comosus (L.) Merr.) adalah sejenis tumbuhan tropis yang berasal dari Brasil, Bolivia, dan Paraguay. Tumbuhan ini termasuk dalam familia nanas-nanasan (Famili Bromeliaceae). Perawakan (habitus) tumbuhannya rendah, herba (menahun) dengan 30 atau lebih daun yang panjang, berujung tajam, tersusun dalam bentuk roset mengelilingi batang yang tebal. Buahnya dalam bahasa Inggris disebut sebagai pineapple karena bentuknya yang seperti pohon pinus. Nama 'nanas' berasal dari sebutan orang Tupi untuk buah ini: anana, yang bermakna "buah yang sangat baik". Burung penghisap madu (hummingbird) merupakan penyerbuk alamiah dari buah ini, meskipun berbagai serangga juga memiliki peran yang sama. source: wikipedia
  Di masyarakat terlanjur berkembang pemahaman keliru mengenai buah ini, terutama diseputar kehamilan. Banyak yang masih meyakini dan memukul rata bahwa semua buah nanas tidak boleh dikonsumsi ibu hamil atau yang sedang berusaha untuk hamil takut keguguran katanya. Padahal hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar. 
   Banyak dokter kandungan bahkan kini menyarankan mengkonsumsi semua buah termasuk si nanas ini karena selain seratnya baik untuk percernaan, kandungan vit C dan nutrisi lainnnya pun sangat diperlukan seorang calon ibu. Namun yang patut diperhatikan, tidak sembarangan nanas, hanya yang telah benar2 matang saja karena rasa asamnya sudah banyak berkurang. Jumlahnya pun tidak boleh terlalu banyak sekali konsumsi. Dari pengalaman saya sendiri saat mengandung anak ke 2, saya masih dapat mengkonsumsi 1/2 buah nanas yang sudah dibersihkan dari matanya (menyebabkan lidah gatal) lalu ditaburi garam.
  Kebetulan di rumah kami yang sederhana ini cukup sering ditemui nanas hasil kebun. Tidak banyak, tidak untuk dijual. Kami menggunakannya untuk bahan upacara juga dikonsumsi sendiri. Nanas yang sudah matang ini rasanya manis dan banyak airnya. Saat tertentu bila ada request dari suami maka para nanas matang ini diberdayakan menjadi selai nanas untuk teman olesan roti atau cake cukup enak, yang terpenting rasanya lebih segar tanpa pengawet, pastinya lebih sehat kan yah..
  Jenis nanas kami ini adalah nanas Bali. Kenapa dinamakan demikian saya pun kurang paham. Yang jelas tekstur buah ini berair sekali. Tidak cocok untuk selai nastar karena hasil selainya tidak bisa kering sekali seperti kalau memakai nanas jenis Palembang misalnya.

  Berikut saya ingin sharing proses pembuatan si selai nanas ini, mungkin ada friends yang juga ingin membuatnya:
Alat yang dibutuhkan:
Pisau besar, 2 mangkok, saringan kawat, blender, panci teflon, toples
Bahan: 3 buah nanas sedang yang matang, 2 sdt garam, 100 gr gula pasir

1. Bersihkan nanas dari kulit, mata dan ati (bagian keras di tengah2 nanas) jangan sampai ada mata nanas yang tertinggal karena akan merusak rasa selai nya.
2. Potong-potong nanas lalu peras sarinya menggunakan tangan seperti memeras santan, Letatkkan wadah di bawahnya untuk menampung jus nya, jangan dibuang karena jus ini masih dapat digunakan untuk campuran smoothies, atau sekedar menghilangkan bau amis pada daging dan ikan. Simpan jus ini dalam wadah cube es sehingga mudah diambil sesuai kebutuhan anda nantinya, bekukan di freezer

3. Serat nanas yang sudah diperas tadi masih berupa potongan nanas yang hancur, kita perlu menghaluskannya lagi menggunakan blender (jangan diberi air) masukkan garam lalu blender sampai agak halus
4. Masak menggunakan panci teflon, api kecil, dan sesekali harus diaduk hingga agak kering dan berubah warna
5. masukkan gula pasir, aduk kembali hingga rata dan mengkilat. Hasil memang tidak bisa kering sekali, karena jenis nanasnya, matikan api biarkan dingin
6. Sambil menunggu kita siapkan toples. cuci bersih lalu rebus toples min 1 menit agar steril
7. Keringkan toples dan masukkan selai. simpan dalam kulkas, nanas homemade lezat dapat bertahan 1 bulan. Kalau dirumah sih ngga sampai sebulan dah habis hehehe..
Selamat mencoba friends ^^

Sabtu, 25 Januari 2014

Tips Perkedel kentang tidak hancur

Aku termasuk suka sekali aneka menu dari kentang. Baik itu kentang goreng, kentang rebus, panggang, hingga menu yang terlihat sepele ini Perkedel Kentang. Rasanya enak dan gurih, bila tidak hati-hati yang kelihatan sepele ini bisa pecah berantakan saat digoreng.

Tips Agar Perkedel Kentang Enak dan Tidak Hancur:
1. Pilih kentang yang sudah tua. warnanya lebih kuning dan rasanya lebih legit, juga padat sehingga tidak gampang hancur
2. Goreng kentang bukan direbus sehingga adonan perkedel nantinya tidak terlalu lembek dan basah
3. Beri campuran 1 sdm tepung maizena pada adonan perkedel kentang yang berfungsi merekatkan adonan
4. Pastikan adonan dingin, bila perlu masukkan adonan yang telah dibentuk kedalam kulkas min 1 jam agar lebih set. Saya sendiri prefer membuat adonan malam hari, lalu bentuk, masukkan kulkas semalaman lalu baru digoreng esok paginya.
4. Beri lapisan akhir kocokan telur sebelum digoreng yang juga berfungsi merekatkan adonan
Selamat Mencoba.. ^^

Simple Cookies

Udah lama ngidam Cookies buatan sendiri tapi terkendala waktu. Menjadi ibu dari dua anak yang sangat aktif membuatku harus memendam sementara keinginan itu. Sampai suatu hari aku terinspirasi dari acara di asian food channel "bake with Anna Olson" salah satu pastry chef yang aku gilai karena selain cantik, suka ngasi tips, tangan beliau juga terampil sekali memainkan dough pastry atau bahan kue. Apalagi dapurnya, idaman bangetz. Wajar aja sih sebenernya, dapurnya kan nongol di TV, seluruh dunia nonton, kalo designnya biasa pastinya kurang menarik. I wish i where there at the kitchen of Anna Olson with her to see her doing the pastrys (dreaming at day alias mimpi siang bolong) 
Back to the cookies, untuk mempersiapkan cookies ini butuh waktu hampir 1 minggu loh, soalnya dikerjainnya nyicil, sekarang nimbang butter besok nimbang tepung,, besoknya gula. pokoknya dicicil banget sambil masak sehari-hari hehehe,, Hasilnya worth ed lah, toplesku sekarang terisi penuh cookies yg sweet crunchy yummm ^^ 






Resep Simple Cookies 
ala Panca "dapurberbisik" inspired by Chef Anna Olson

Bahan:
250 gr terigu rendah (kunci biru)
125 gr butter atau mentega atau margarin atau mix keduanya (masukkan kantong plastik bening, giling sampai pipih dan melebar, masukkan freezer sampai beku)
220 gr gula pasir (blender halus)
1 sdt baking powder (BPAA)
1 butir telur
1 sdm vanili cair
2 sachet energen coklat (atau sereal apapun favorite friends)
sejumput garam (bila menggunakan butter asin atau margarin di skip aja)

Cara membuat:
1. Aduk rata bahan kering (tepung, gula halus-sisakan 5 sdm-, BPAA, masukkan mentega beku retak-retakkan sampai menjadi kepingan kecil, lanjutkan mengaduk dengan spatula karet. 
2. Masukkan sisa 5 sdm gula halus, vanili dan 1 butir telur  ke dalam blender kecil (cofee grinder), blender gula tersebut bersama telur hingga agak mengental, masukkan ke campuran tepung, sedikit demi sedikit hingga habis. Terakhir masukkan energen sereal (atau sereal apa saja yang anda punya) aduk rata hingga didapat adonan yang halus dan rata tidak benyek tidak kering, bisa dipulung.
3. Segera bentuk bulatan kecil sampai habis, masukkan kulkas hingga mengeras.
4. Panaskan oven api sedang, kira2 160 derajat panggang adonan cookies sampai kecoklatan dengan api kecil sekitar 20 menit (tergantung oven), dinginkan di rak kawat hingga mengeras seluruhnya.
Selesai! silahkan mengisi toples2 anda dengan homemade cookies yang lezat dan crunchy  #Salam Kresss..!!  ^^

Brownies tanpa telur-gula-mixer-oven

Judulnya kepanjangan yak, kebanyakan "tanpa" nya. Sebenernya niat ngga sih bikin kue nya?! hihihii... aku mau jujur, eksperimen kali ini agak keterlaluan nekatnya. Karena baru pertama bikin brownies tanpa telur, pertama kali juga tanpa gula pasir dan mixer! Rasa manisnya didapat dari selai jeruk dan cooking chocolate. Walaupun sebenernya hasilnya tidaklah mengecewakan (suami dan si sulung bilang enakkk.. tanpa paksaan lo yah bilang enak nya :p tekstur nya moist dan manisnya pas tambah krenyes2 kacangnya mengingatkanku pada jajanan tradisional tapi ngga tau namanya hehe) Tapi jelas sekali resep ini butuh penyempurnaan nantinya (kapan-kapan kalo sempat dan mood bikin yehhh..)
Di resep ini aku juga baru pertama kali menggunakan buttermilk (gadungan) habis cari yang patennya ubek2 tabanan juga ngga ada. Lagian yang versi gadungan ini mumer dan pasti ada di warung deket rumah friends ;) 
Aku menambahkan kacang yang dicincang dalam resep, boleh di skip kalau ngga punya, tapi anakku bilang yang enak ituh kacangnya nah lo (toeengngg..toeengngg....) karena dikukus, tekstur kacangnya jadi basah, jadi mungkin next time di oven aja deh (harus edit judul donk...hehehe)
Anyway, untuk sekedar camilan yang termasuk ekonomis ini boleh lah ya.. buat nemenin secangkir white coffee favorite (alahh gayanya.. :D ) Makan dua potong udah kenyang, cocok kayanya buat busui yang selalu kelaparan setiap habis nyusui kaya aku ^^

lelehan selai jeruknya bikin ngiler :p

brownies kacang apa jenang nih? :D
Resep Brownies Tanpa telur-gula-mixer-oven
ala Panca "dapurberbisik" 1st trial

Bahan Kering:
100 gr terigu sedang
20 gr maizena
50 gr maxcremer
1 sdt baking soda
(ayak bersama atau campur saja hingga rata)
 kacang cincang (optional)

Bahan Basah:
*sebelumnya buat buttermilk menggunakan 200 ml ultramilk cair full cream+perasan 1 jeruk nipis, aduk, diamkan 10 menit sampai mengental) sisihkan
 
150 gr cooking chocolate
3 sdm selai jeruk
70 gr margarin
1 sdm vanili cair
(lelehkan dengan teknik double boiler: panci berisi coklat dkk diletakkan diatas panci lain berisi air lalu panaskan di kompor dengan api kecil atau sedang) aduk hingga merata

Cara Membuat:
Siapkan kukusan, beri air dan panaskan api besar. 
Siapkan loyang, saya menggunakan loyang bongpas 20cm. boleh juga pakai loyang brownies
Campurkan bahan kering kedalam bahan basah, lalu buttermilk dan kacang, let's the party started there, aduk merata sebentar, jangan overmix, segera enter ke loyang. Pastikan saat ini kukusan sudah panas, masukkan loyang dan kukus 30 menit api sedang, tes tusuk. bila tidak ada yang menempel tapi permukaan masih agak basah tidak apa-apa, diangkat saja. Dinginkan loyang sebelum brownies dikeluarkan. saat dingin permukaan akan mengering sendirinya dan mengingatkan anda pada permukaan jenang tapi jangan khawatir, rasanya jauh dari itu, brownies ini sangat moist dan nyoklat.
potong sesuai selera.. enjoy.. ^^